Pengenalan Usaha Hidroponik


Mau  bercocok tanam, Tapi bingung karena tidak memiliki lahan? Coba deh Metode hidroponik. Metode ini menjadi satu dari banyak cara yang bisa dilakukan untuk kita yang memiliki area terbatas. Hidroponik menjadi solusi  dari permasalahan luas lahan pertanian semakin menyempit. Dengan pertambahnya populasi makan kita butuh lahan pertanian yang bertambah karena merupakan sumber utama penghasil bahan pangan.
Solusi yang di ambil adalah Salah satunya metode bercocok tanam hidroponik. Metode ini sudah mulai banyak dilakukan oleh masyarakat untuk mengimbangi kebutuhan bahan pangan yang semakin bertambah sementara lahan pertanian yang semakin menyempit. Hidroponik merupakan teknik bercocok tanam yang menggunakan air. Metode ini cocok perkotaan yang rata-rata area pekarangan rumah yang sudah dominan tertutup. Selain memberikan efek hijau menyegarkan, kita bisa memetik hasilnya untuk di konsumsi sehari-hari.
Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Univesitas Trunojoyo Madura pada mata kuliah kewirausahaan menggelar kuliah tamu tentang usaha Hidroponik yang dihadiri oleh mahasiswa prodi Agribisnis angkatan 2018 Univesitas Trunojoyo Madura. Kuliah tamu ini dihadiri sekitar 150 mahasiswa. Narasumber dari wirausaha hidroponik Surabaya, mengatakan bahwa hidroponik adalah cara membudidayakan tanaman dalam sistem kerja yang meliputi air dan nutrisi, dimana akar dikuatkan oleh media tanam selain tanah. “Jadi hidroponik adalah teknik menanam yang tidak bergantung dengan tanah”.
Pada kuliah tamu yang digelar ini, peserta diajak mengenal beberapa bahan yang biasa digunakan melalui teknik hidroponik. Diantaranya rockwool yang umum digunakan sebagai pengganti tanah. Tanaman yang ditanam dengan menggunakan air tersebut, akhirnya bisa dipanen setelah tiga bulan dari masa penanaman. Beragam jenis sayuran yang ditanam secara hidroponik tersebut mulai dari selada merah, hijau, kangkung, serta sawi daging. Para peserta bahkan diminta untuk bertanya jika ada yang kurang dipahami. Kiat sukses ber-hidroponik dikupas tuntas pada kuliah tamu ini.
Metode ini menggunakan air statis. Teknik  ini akan menyebabkan akar tanaman akan terus menerus tercelup air yang diletakkan pada wadah berisi larutan nutrient. Teknik ini lebih dikenal dengan teknik apung atau disebut dengan rakit apung dan sistem sumbu. Teknik ini adalah yang paling sederhana dari semua teknik hidroponik. Ukuran wadah tergantung pada ukuran tanaman. Kita bisa melapisi wadah menggunakan aluminium foil, cat, atau material lain agar air tidak ditumbuhi oleh lumut.
           
Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat, kurang lebihnya mohon maaf

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Membuat Banner